Home » , » Dampak Kenaikan Harga BBM Bagi Masyarakat

Dampak Kenaikan Harga BBM Bagi Masyarakat

Written By Syahrullah Syam on Selasa, 02 Juli 2013 | Selasa, Juli 02, 2013

Dampak Kenaikan Harga BBM Bagi Masyarakat ~ Tanggal 23 Juni lalu, ditetapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono bahwa BBM jenis Premium naik menjadi Rp 6.500,- / liternya dan Solar Rp 5.500,- / liternya. Kenaikan harga BBM ini mendapat reaksi yang keras oleh masyarakat. Pro dan Kontra pun terjadi di Negara Indonesia ini, dikatakan bahwa kenaikkan BBM ini diperuntukkan membantu masyarakat yang tidak mampu untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Dampak dari kenaikan harga BBM ini sangat terasa khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Alasan pemerintah menaikkan harga BBM karena terus meningkatnya harga minyak dunia. Bila diasumsikan harga minyak pada UU APBN 2012 adalah USD 90/barel, sementara harga WTIcrude oil per 27 Maret kemarin sudah melonjak hingga sekitar USD 107/barel. Hal ini berdampak pada peningkatan beban untuk subsidi pada fostur APBN, yang menurut pemerintah, dapat meningkatkan defisit anggaran sebesar 1% dari 2.2% menjadi 3.2%. Tentunya hal ini akan berdampak pada peningkatan dana tambahan untuk menambal defisit tersebut, yang pastinya akan dibiayai oleh utang. Terkait kenaikan harga minyak dunia tersebut, pada pembahasan APBN-P 2012 pemerintah juga hendak menaikkan asumsi harga minyak menjadi USD 105/barel.

Dampak Kenaikan Harga BBM Bagi Masyarakat
Dampak Kenaikan Harga BBM Bagi Masyarakat
Dampak Kenaikan Harga BBM Bagi Masyarakat akan sangat meneyengsarakan dimana dengan naiknya BBM akan mempengarui beberapa aspek di dalamnya, meskipun hanya sedikit. Akan tetapi perekonomian rakyat Indonesia yang tergolong di dominasi oleh menengah kebawah, akan merasakan pengaruh yang sangat besar. Karena BBM merupakan salah satu kebutuhan utama untuk melakukan aktivitas mencari nafkah atau bekerja, jika BBM naik maka sejumlah barang- barang kebutuhan pokok pun juga akan mengalami kenaikan. 

Dari sektor ekonomi masyarakat khususnya menengah kebawah, akan berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Kenaikan harga BBM akan dibarengi dengan kenaikan tarif listrik, transportasi dan berbagai jenis produk. Golongan masyarakat yang paling terkena dampaknya adalah masyarakat miskin. Lihat saja setelah diberlakukan kenaikan harga BBM harga-harga mulai naik. Seperti kebutuhan pokok yang ada dipasar rata-rata mengalami kenaikan antara 10% sampai 30% sedangkan tarif angkutan kota rata-rata naik 30% sampai 50% ini sangat berdampak bagi pelajar atau mahasiswa yang menggunakan angkot.

Kebutuhan hidup akan meningkat, untuk itu kita hanya bisa atasi dengan 2 cara yakni bertahan atau menyerang. Bertahan dalam artian hidup semakin hemat  atau menyerang meningkatkan pendapatan dan gaya hidup kita.

Kebijakan pemerintah dalam memberikan bantuan langsung sementara atau BALSEM sangat bermanfaat bagi golongan miskin atau bawah. Setidaknya dalam jangka pendek ekonomi mereka dapat terbantu dengan adanya bantuan langsung sementara itu. Selanjutnya anggaran tersebut harus mampu dipergunakan dalam meningkatkan ekonomi mikro. Namun jika bantuan langsung sementara ini telah habis waktunya tanpa di barengi dengan kenaikan gaji atau upah maka rakyat akan semakin sensara.

Untuk dapat meningkatkan penghasilan masyarakat yang harus dilakukan yaitu kegiatan perdagangan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri perlu ditingkatkan dan dipenuhi sehingga mengurangi impor, kemudian jika bisa produk kita di ekspor ke negara lain. Janganlah kita menjadi ketergantungan dengan barang impor terus. Negara ini juga harus mengelola minyak bumi Indonesia secara maksimal karena kita kaya akan sumber daya alam yang melimpah terutama minyak.

Dari penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa, kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM merupakan kebijakan yang negatif bagi masyarakat. Karena bisa mengakibatkan kenaikan harga dibarengi daya beli masyarakat yang turun. Sehingga dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Pemerintah harus bisa menstabilkan ekonomi negara ini sehingga tidak terjadi inflasi.
 
Akan tetapi hal ini berdampak positif bagi pemerintah Karena APBN sudah tidak terlalu dibebani sehingga alokasi dana bisa dipakai di berbagai bidang seperti meningkatkan infrastuktur, perekonomian rakyat, penjaminan kesehatan, pendidikan rakyat. Namun dalam melakukan upaya mensejahterakan rakyat pemerintah harus bekerja keras dengan mengawasi oknum-oknum koruptor di negara ini.

Itulah mengenai Dampak Kenaikan Harga BBM Bagi Masyarakat semoga ekonomi negara kita serta rakyatnya dapat meningkat. Jika anda ingin bertanya atau berkomentar silahkan tinggalkan komentar anda di bawah.
Share this article :
 
Support : Amalkan Ilmu Berbagi Untuk Semua | Blog SEO Arul
Copyright © 2013. Amalkan Ilmu Berbagi Untuk Semua - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger