Home » , » CARA MENULIS LATAR BELAKANG MASALAH

CARA MENULIS LATAR BELAKANG MASALAH

Written By Syahrullah Syam on Rabu, 14 Desember 2011 | Rabu, Desember 14, 2011

Latar Belakang Permasalahan merupakan kunci dari sebuah proposal penelitian. Karena logika penelitian dilakukan berdasar adanya fenomena problematik yang harus diatasi. Sehingga latarbelakang harus menunjukkan sistematika yang menjurus ke arah pemilihan suatu masalah tertentu. Masalah tersebut tentunya yang penting dan menarik untuk dilakukan penelitian. Pada tahap ini, peneliti sudah dapat mengidentifikasi awal permasalahan utamanya serta faktor-faktor utama yang menjadi penyebabnya. Pada kondisi ini sudah dapat diketahui variabel terikat (dependent) sebagai akibat dari variabel pengaruh variabel bebas (independent).  

Teknik penulisan Latar Belakang Permasalahan dalam penelitian dimulai dari pengungkapan secara sistematis deskripsi masalah secara makro pada tingkat global menuju permasalahan yang bersifat mikro yang terjadi di lokasi penelitian. Penulisan masalah ini dilakukan dengan memaparkan variabel terikat (dependent) sebagai pokok pikiran utama dan variabel bebas (independent) sebagai pokok pikiran penjelas. 

Unsur pokok yang harus ada dalam penulisan Latar Belakang Permasalahan adalah perlunya menonjolkan bahwa masalah itu sangat penting untuk diatasi dan menarik untuk diteliti. Sehingga fenomena problematika yang akan kita bahas menunjukkan tingkat seriousness of the problem. Tingkat keseriusan masalah ini dapat dilihat dari aspek kegawatan karena sifatnya dapat mengancam jiwa, luasnya wilayah yang terkena dampak masalah, aspek teknologi atau aspek kecemasan yang menimpa pada masyarakat. Aspek ini tentunya harus didukung data pendukung yang meyakinkan. Untuk keperluan data, maka sumber-sumber pustaka seperti jurnal ilmiah, laporan penelitian, publikasi pemerintah sangatlah penting. 

Masalah yang sering dijumpai, pada awal-awal penulisan Latar Belakang Permasalahan adalah awal yang terlalu lebar dan tidak terstruktur. Meskipun konsep pembahasan dalam Latar Belakang Permasalahan itu mengikuti pola piramida terbalik, namun awal yang terlalu lebar menyebabkan kita dapat kehilangan fokus. Dengan pembahasan secara terstruktur mengikuti pola tersebut, memungkinkan kita memperoleh akhir yang mengerucut pada suatu masalah utama. Pada dasarnya tehnik menulis latar belakang harus memenuhi syarat-syarat di bawah ini :

1. Hal-hal yang ideal/normative/harapan
2. Actual-fenomena yang teramati
3. Adakah kesenjangan
4. Masalah utama
5. Konsekuensi apa yang muncul bila masalah tersebut dibiarkan
6. Dimana hal itu terjadi
7. Intervensi apa yang relevan 

MENETAPKAN JUDUL PENELITIAN 

Meskipun posisi judul penelitian dalam sebuah dokumen proposal penelitian letaknya paling luar atau paling atas, namun pada kenyataannya tidak selalu demikian. Menurut logika penelitian, awal sebuah proposal penelitian adalah mengidentifikasi dan merumuskan permasalahan penelitian. Sehingga penetapan judul penelitian, baru memungkinkan untuk dilakukan, setelah rumusan masalah penelitian itu diketahui.Menetapkan judul penelitian, paling tidak harus mengikuti kaidah umum sebagai berikut:Judul mencerminkan topik dan isi dari penelitian. Oleh karena itu, judul penelitian bukan harga mati, selama proses penyusunan proposal atau proses penelitian berlangsung, sangatlah mungkin terjadi perubahan redaksional pada judul.Penulisannya singkat dan jelas. Singkat artinya tidak terlalu panjang, berkisar 8 sampai 12 kata. Jelas artinya mengungkapkan variabel utama, subyek, lokasi dan waktu penelitian 

MERUMUSKAN TUJUAN PENELITIAN 

Tujuan pada dasarnya merupakan pernyataan tentang apa yang menjadi harapan, atau sesuatu yang ingin diketahui. Pernyataan tersebut merupakan hal-hal yg ingin dilakukan peneliti dalam penelitiannya. Perumusan Tujuan penelitian, dibuat dengan mengacu pada masalah/pertanyaan penelitian. Dengan demikian, antara tujuan dan masalah peneltitian saling terkait. Teknik penulisannya, Tujuan penelitian dirumuskan dengan kalimat pasif, karena tujuan merupakan pernyataan kondisi yang akan dicapai. Dalam penulisan proposal penelitian, Tujuan penelitian biasanya dibedakan menjadi Tujuan umum dan khusus. Tujuan umum, berisi tentang hal yg akan dicapai pada akhir penelitian, yaitu menjawab masalah penelitian. Sedangkan Tujuan khusus, berisi penjabaran tentang hal yg akan dicapai untuk memenuhi/mencapai tujuan umum, yaitu merupakan tahap-tahap yang akan dilakukan dlm penelitian. Merupakan rincian dari Tujuan umum penelitian.






Share this article :
 
Support : Amalkan Ilmu Berbagi Untuk Semua | Blog SEO Arul
Copyright © 2013. Amalkan Ilmu Berbagi Untuk Semua - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger